Penerbit Defamedia Pustaka

Perpustakaan Terkece di Dunia (Part I)

Perpustakaan untuk para pembaca buku adalah tempat ternyaman di dunia, surga yang tak terbantahkan untuk bercinta dengan buku-buku. Betul tidak? Jika tidak, mungkin memang seperti itulah stigma perpustakaan untuk sebagian orang, membosankan.

Namun, tahukah kalian kalau ada perpustakaan yang tidak akan membuat kalian bosan untuk duduk bercengkrama di sana? Tidak hanya itu, perpustakaan tersebut juga sangat memanjakan mata, membuat kalian menjadi lebih betah dan jatuh cinta dengan perpustakaan.

Tenang, defamedia akan merangkum beberapa perpustakaan terkece yang ada di dunia ini:

1. Perpustakaan Tianjin Binhai, Tiongkok.

Perpustakaan ini dijuluki sebagai Perpustakaan Mata, hal ini di karenakan lingkaran di tengah perpustakaan serta pemandangan unik dari luar yang menyerupai mata raksasa. Perpustakaan lima lantai ini dirancang oleh firma arsitektur Belanda MVRDV dan merupakan rumah bagi 200.000 buku.

2. Biblioteca Vasconcelos, Meksiko.

Perpustakaan ini dikenal sebagai Megabiblioteca atau Mega-perpustakaan di Meksiko. Desain arsitektur bangunan ini tergolong sangat unik. Ada rak buku dan balkon Biblioteca Vasconcelos yang ditumpuk secara asimetris, serta dinding transparan yang memancarkan ilusi rak buku yang melayang di labirin futuristik. Tak hanya itu saja, instalasi seni permanen oleh Gabriel Orozco, yaitu kerangka paus yang melayang di atas aula tengah perpustakaan. Perpustakaan ini dirancang oleh arsitek Meksiko Alberto Kalach dan Juan Palomar.

3. Perpustakaan Umum Stockholm, Swedia.

Perpustakaan ini merupakan ikon utama dari kota Stockholm karena dikenal dengan struktrur silindernya. Perpustakaan ini dirancang oleh arsitek Swedia terkenal Gunnar Asplund dan didirikan pada tahun 1928. Asplund paling dikenal sebagai salah satu perwakilan utama gaya Klasikisme Nordik pada 1920-an, dan Perpustakaan Umum Stockholm adalah contoh prototipikal gerakan tersebut. Perpustakaan umum ini juga merupakan perpustakaan pertama di Swedia dengan rak terbuka yang memberi pengunjung kebebasan mengakses tanpa bantuan staf. Itu adalah sebuah konsep yang terinspirasi oleh perpustakaan Amerika.

4. Perpustakaan Biara Strahov, Praha.

Perpustakaan ini dibangun pada tahun 1679. Perpustakaan Biara Strahov memainkan peran penting dalam sejarah Ceko. Perpustakaan tersebut juga merupakan rumah bagi beberapa ribu cetakan buku yang dibuat antara abad ke-16 dan ke-18. Terkenal dengan lukisan dinding alkitabiah yang menakjubkan, perpustakaan ini memiliki dua aula yaitu Aula Teologi dan Aula Filsafat. Dan yang semua sudutnya didekorasi dengan indah.

5. Perpustakaan Kota Stuttgart, Jerman.

Perpustakaan ini pertama kali dibuka pada tahun 2011. Desain dari perpustakaan ini menggunakan gaya arsitektur yang modern, minimalis, dan estetis, ini hanya beberapa kata untuk menggambarkan Perpustakaan Kota Stuttgart. Perpustakaan tersebut jika dilihat lebih teliti sangat menyerupai piramida terbalik untuk menawarkan tempat unik. Pengunjung bisa membaca dengan ruang terbuka atau di tangga yang menghubungkan perpustakaan bertingkat.

Kece-kece kan sobat defa perpustakaan di luar negeri itu? Di Indonesia juga mempunyai perpustakaan yang tidak kalah kece, namun karena letak perpustakaan negeri kita ada di Ibu Kota Jakarta, maka tidak semua orang dapat mengaksesnya. Bukan terkendala ijin masuknya, namun terkendala jarak.

Exit mobile version