Halo Sobat Defamedia! Siapa disini yang hobi menulis atau yang saat ini sedang menekuni bidang kepenulisan?
Banyak orang mengeluhkan mudahnya mereka merasa ngantuk saat sedang menulis sesuatu, baik itu menulis jurnal, menulis cerita, atau sekadar menulis buku harian. Jika kalian berada di situasi seperti itu, jangan lantas kamu menghindari kegiatan menulis. Nah, berikut mimin kasih beberapa tips agar Sobat Defamedia mampu mengatasi kantuk saat sedang menulis.
- Lakukan Stretching Ringan
Jika rasa kantuk mulai menyerangmu, cobalah untuk meregangkan badan sejenak dengan melakukan gerakan ringan, seperti menggerakkan kaki, tangan, kepala, atau badanmu.
Tujuannya memang bukan mengeluarkan keringat seperti ketika kamu sugguh berolahraga. Strecing ringan berguna agar tubuhmu terasa lebin energik dan otot-ototnya tidak terasa kaku.
- Minum Kopi
Kopi mengandung senyawa kafein yang dapat membuatmu terjaga. Selain itu, kafein merupakan stimulan yang berguna untuk meningkatkan stamina kamu. Kafein bekerja memblokir reseptor adenosin yang mengirimkan sinyal kantuk dan lelah ke otak. Eitsss, kamu hanya boleh minum kopi secukupnya yaaa! Jangan sampai kamu terkena insomnia karena mengkonsumsi kafein berlebih.
- Tidur
Tidur merupakan salah satu cara kamu untuk mengistirahatkan badan. Badanmu yang lelah mengirimkan sinyal ke otak untuk memberi rasa kantuk agar kamu segera menghentikan aktivitasmu. Segera tidur sejenak dan jangan lupa untuk memasang alarm supaya tidak menjadi kebiasaan yaaa!
- Selingi Dengan Menonton
Menonton film atau menonton televisi menjadi salah satu cara untuk mengalihkan diri dari rasa kantuk yang menyerang. Ini karena suara keras dari volume tersebut dapat menyebabkan tubuh menyalakan mode tidur. Dengan kata lain, waktu yang dibutuhkan untuk mengantuk lebih lama. Selain itu, kamu dengan menonton film kamu bisa melihat visualisasi yang bergerak sehingga menghindari rasa suntuk karena terus-menerus melihat tulisan.
