Oleh Axel Aurelia Rahmadani
Beribu teriakan menggila
Erangan lara tak ter-elakan
Insan yang tertatih langkahnya
Goresan bahkan sayatan
Menjadi luka yang terlalu duka
Tanah yang terpijak
Menadah darah yang mengandung asa
Langit yang menatap
Menyaksikan riuhnya pengorbanan jiwa
Bangsa,
Berbicaralah bangga pada semesta
Kepada mereka
Yang menuntun bangsa berbenah
Jiwa-jiwa yang membangunkan gairah
Abadilah dalam aksara sejarah
