- Tidak Ada Penolakan Naskah
Penulis tidak perlu merasa khawatir atas naskah layak terbit atau tidak saat proses seleksi karena dalam proses penerbitan indie, penulis tidak akan mengalami perasaan seperti itu. Penulis hanya perlu menerbitkan naskahnya secara mandiri bersama penerbit yang telah dipilih.
- Memegang Kendali Penuh Atas Semua Proses Penerbitan Hingga Pemasaran
Seorang penulis berhak dan bertanggung jawab atas karya yang akan diterbitkan. Bagi penulis yang tidak melakukan proses sunting naskah, layouting, dan lain-lain sendiri, mereka bisa menyerahkan hasil karyanya ke pihak penerbit dengan konsep dari penulis. Penulis yang menggandeng penerbit sebagai partnernya dalam menerbitkan buku dapat berdiskusi mengenai waktu penerbitan dan pemasaran bukunya.
- Biaya Lebih Murah
Biaya terbit buku self publishing atau indie tentu dapat menghemat pengeluaran, dan tentunya murah. Penulis yang sudah mengerjakan seluruh proses pracetak (editing, layout, desain kover, dll) hanya perlu mengeluarkan biaya cetak saja dan penulis dapat menyesuaikan jumlah buku yang akan dicetak sesuai dengan budget yang sudah disiapkan sebelumnya.
Penulis tidak perlu merasa khawatir jika ingin menerbitkan buku secara indie. Saat ini sudah banyak penerbit-penerbit indie yang menawarkan layanan self publishing dengan harga yang tentunya ekonomis dan ramah di kantong.
Trik lain agar pengeluaran tidak terlalu banyak adalah membuka pre order buku. Jadi, penulis membuka pra pemesanan untuk buku yang akan dia jual. Dengan begitu, uang yang sudah dibayarkan calon pembaca dapat digunakan sebagai tambahan biaya percetakan.
- Tidak Ada Batas Waktu dalam Pemasaran Buku
Pemasaran dalam penerbitan buku yang dilakukan secara indie tidak mempunyai batas waktu. Selama bukunya masih terjual laris, maka penulis dapat mencetak buku dengan jumlah yang tak terbatas.
- Hasil Keuntungan Buku 100% Tanpa Adanya Bagi Hasil dengan Pihak Penerbit
Pemasaran dan penjualan buku dapat dilakukan sendiri oleh penulis. Hal ini bisa mendapatkan keuntungan 100% untuk penulis sendiri. Namun, jika penulis menggandeng penerbit dalam proses penerbitan buku, maka keuntungan penjualan akan didiskusikan bersama penerbit.
- Sebagai Sarana Belajar dan Berproses
Penerbitan secara indie dapat membuka peluang bagi para penulis pemula untuk memberanikan diri menerbitkan buku sendiri, mulai dari proses sebuah naskah menjadi buku yang laku terjual. Selain itu, bisa juga belajar untuk menjadi editor buku, desainer cover, layouter, dan lain sebagainya untuk proses belajar. Selain menambah pengalaman, tentu skill yang kamu dapatkan akan bertambah bukan sehingga nilai yang ada dalam dirimu bertambah.



